Ask me anything
Seneng, gila, capek, fun, kecewa, kagum, itu yang aku rasain waktu jadi panitia debat mahkamah konstitusi. Well, aku Grace, LO (Line Officer) buat universitas Sriwijaya.
Hari sabtu 19 Juni 2012,
Aku menjemput delegasi di bandara. Sebenarnya LO tiap delegasi ada 2. Tapi ntah kemana perginya pasangan LO ku, bang Taufik -___- untung aja ada tasya yang mau, ya sebenarnya dia juga mau jemput delegasinya, buat nemenin aku.
Tepat jam 17.45 pesawatnya tiba. Memang dari awal delegasiku ngga nyusahin sih ya, jadi begitu di sms mreka tiba, langsung lah aku dan tasya berdiri2 di depan pintu kedatangan sambil bawa2 tulisan DELEGASI UNIVERSITAS SRIWIJAYA. Agak malu sih, secara cuma kami berdua disitu pake jaket almamater dan bawa2 yaaa semacam banner gitu. Tapi cuma sebentar soalnya, seperti yg sudah disebutkan diatas, delegasiku ngga nyusahin. Kami langsung menaruh barang barang ke mobil dan segera meluncur ke hotel.
Setelah dari hotel, aku dan tasya balik lagi ke bandara untuk menjemput delegasinya tasya. Ya gantian dong.. Delegasinya tasya dari Univ Islam Riau (UIR)
Kalau tadi dari awal cerita delegasiku ngga nyusahin, lain lagi sama delegasinya tasya. Agak nyusahin hehehe.
Bukti pertama nyusahin: awalnya mreka bilang bakal landing jam 19.10 eh tau tau nyampe medan jam 8 malem lebih. Mungkin di cerita ini pembaca belum menemukan “nyusahinnya”
Sampai di hotel kira2 jam 9 kurang dikit. Di hotel cerita2 sama temen2, foto-foto. Maklum baru make jaket almamater. Sebenarnya ini malu banget diceritain disini. Dimana semua temen2 dari univ lain udh pada dpt, kita belum. Buka sedikit lagi. Ini jaket almamaternya masih minjem :|
Selain tasya, temen2 yg di hotel ada Andri, vito, ibnu dan jeremy
Kita kelaperan tingkat dewa semua. Akhirnya andri nunjukin tempat makan nasi goreng. Namanya nasi goreng pandu. Enak.
Sekitar jam 10an lebih tasya ngebalikin aku ke bandara, bukan mau jemput delegasi lagi tapi mau ngambil mobilku yg aku titip disitu :|
Aku tiba di rumah jam setengah sebelas lewat.
Hari minggu, 20 Juni 2012,
Kak wirda menentukan kami harus memakai batik dan bawahan hitam. Tak lupa jaket almamater :’)
Kami dijadwalkan untuk menjemput delegasi pukul 9.30 di hotel tapi kami harus mengumpul di kampus jam 7 pagi untuk briefing pagi.
Setibanya di hotel kami langsung memastikan bahwa delegasi2 kami sudah menyiapkan segala sesuatunya. Setelah itu kami beriring iringan ke Kampus FH USU tercinta (tjieeee) disana kami para LO mengajak para delegasi untuk berkeliling kampus. Mengajak melihat lihat kampus sebelum mulai registrasi dan acara pembukaan. Sebelumnya saya mau mengenalkan para delegasi saya yaitu bang Lefi, kak anggun, dan kak ika. Dosen mreka pak Agus. Mreka baik baik semua. Ternyata Unsri adalah 4 besar tahun lalu atau yg disebut tim unggulan. Wah, saya mulai tertarik pada tim ini. Awalnya saya sangat mendukung usu sebelum saya melihat performa mereka yang sangat mengesankan. Mreka sangat baik dalam penyampaian isi, pembagian jatah untuk berbicara, dan sangat tepat waktu. Selalu mereka menyudahi perkataan “sekian dari saya, terimakasih” lalu bell berbunyi. Bukan hanya 1 kali. Tapi selalu sampai mereka kalah di babak semifinal. Sangat disayangkan :(
Sedikit saya mau cerita delegasinya tasya yang diawal cerita saya bilang agak ‘nyusahin’
Disaat para delegasi selesai melakukan registrasi dan mereka mau menunggu untuk melihat-lihat kampus ataupun diskusi untuk yang diperdebatkan, delegasinya tasya, dosennya terutama, malah ngajak jalan-jalan -____- alasannya ‘mengapa waktunya tidak dipergunakan baik baik? Kenapa harus jam 10 sudah harus dijemput? Kan registrasi cuma butuh 5 menit 1 universitas’ Sudah dikasih penjelasan sama tasya bahwa kita harus menunggu Sekjen MK, ada delegasi2 yang belum tiba di medan. Otomatis yang lain harus menunggu. Memang orangnya keras.
Dikala delegasi yang lain belajar untuk debat nanti, malah dosennya ngajak jalan-jalan ke gramedia -____-
Boleh sih, tapi waktunya nggak pas.
Hari pertama acaranya ini memang agak melelahkan. Soalnya pertandingan diadakan jam 7 malam. Dan delegasiku dapat yang jam 8. Delegasi yang saya bilang ngga merepotkan karena mereka cuma minta 1 permintaan sama saya. Yaitu cuma minta kelas untuk diskusi. Udah. I’m free!
Selesai debat jam 9.10 kami semua siap siap kembali ke hotek yang jarak nya dari kampus itu kira2 40 menitan. Bayangin aja capeknya gimana ._.
Jam 10 sampai di hotel. Kami briefing lagi dan selesai jam 11 malam. Sampai di rumah jam duabelas kurang. What a tiring day!
Senin, 21 Juni 2012
Kami dijadwalkan harus menjemput delegasi jam 7.30 karena jam 8 harus ada di kampus. Pertandingannya mulai pukul 9 pagi. Seperti biasa kami harus memastikan delegasi sarapan dan mempersiapkan apa apa saja yang perlu.
Sedikit percakapan antara delegasi tasya dan tasya :p
Tasya: ” halo kak gimana persiapannya?”
Dian: ” ya gitulah tasya. Mudah2an bisa”
Tasya: ” tadi malem tidur jam brp?”
Dian: “jam 2 tasya”
Tasya: “oh, belajar lah ya sama bapak?”
Dian: ” mana ada, bapaknya aja tidur ._.”
Tasya “…..”
Like what i said before =))
Sebenarnya bukan delegasinya tasya aja sih yg agak nyusahin
Ada juga delegasi dari Univ. Andalas Padang, mreka asal kabur aja kalo ada waktu kosong ke hotel naik taksi. Alhasil LO nya kalang kabut. Ada juga delegasi UMSU. Mentang2 di medan juga. Mreka sesuka hatinya pergi tanpa izin, nyari makan sendiri. Padahal makanan sudah disiapin ._.
Kalau hari pertama perlombaan adalah hari terberat buat kami para LO, mungkin hari ke 2 ini jadi hari terberat untuk LO yang lainnya. Soalnya ada 2 babak penyisihan lagi untuk ke perempat final. Setelah itu langsung dipertandingkan ke babak semifinal dan langsung mendapati siapa2 aja yang jadi finalis.
Sewaktu menunggu pengumuman siapa saja yang masuk ke perempat final, delegasi saya, dari Unsri malah minta kelas untuk diskusi. Memang betul2 optimis lolos! Dan benar mereka lolos
Dan kebalikan dengan delegasi tasya yang suka jalan-jalan itu malah tidak lolos. Tiga pertandingan pertama tidak ada yang dimenangkan. Alias skor 0-3. Padahal UIR adalah salah 1 tim unggulan selain USU, UNSRI dan UNAND.
Begitu juga pada waktu pengumuman ke semifinal, mreka cuma mewakilkan bang Lefi untuk mendengar pengumuman. Kak Anggi dan Kak Ika malah belajar. Dan mereka pun lolos juga. Sampai pada akhirnya di semifinal, mereka bertemu dengan UNAND. Menurut pendapat saya dan seluruh penonton di ruangan itu optimis yang menang adalah Unsri. Tapi nasib berkata lain. Jumlah Skor mreka kalau diakumulasi, Unsri unggul 0,7 suara. Tapi karena jurinya 5 dan 3 juri yang memenangkan Unand.
Juri I: unsri vs unand 95,6 - 96
Juri II: unsri vs unand 94,8 - 94,1
Juri III: unsri vs unand 92,5 - 93,3
Juri IV: unsri vs unand 92,7 - 91,4
Juri V: unsri vs unand 95 - 95,1
Juri V itu sanggup banget!!!!! >:O
Alhasil Unsri kalah di semifinal :(
*pukpuk bang lefi kak anggun dan kak ika*
Setelah pengumuman itu semua juri malah ngasi semangat sama unsri. Menurut aku karna merasa bersalah ngalahin yang jago atau apalah. Soalnya juara 1 regional tahun lalu Unand sih…
Malah yang univ IAIN Ar Raniry ngga digituin sama juri juri nya.
Alhasil USU yang menang dari univ IAIN Ar Raniry dan Unand masuk ke final \(´▽`)/
Hari ini ngga terlalu malam. Jam setengah 7 kami sudah selesai. Harus bergegas ke hotel. Berhubung unsri sudah kalah mereka menyuruh saya untuk nyari oleh oleh seperti bolu meranti dan bika ambon. Tapi semua sudah tutup. Itu juga menambah kegalauan mereka :(
Tiba di hotel jam 8 malam.
Kami makan malam di hotel bersama dan setelah itu briefing.
Sekitar jam 10 kami selesai.
Tasya ngajak kami karokean disaat saat begini. Hahahaha awalnya aku nolak soalnya udah di telepon mama :| tapi dengan sedikit boong2 yah jadinya bisa deh karokean. Maaf ya ma :(
Kami cuma berempat karokean. Aku, tasya, vito dan jeremy. Setelah 1 jam bernyayi gila gilaan, akhirnya kami pulang ke rumah masing masing
Hari Selasa, 22 Juni 2012
Final day! Saat yang ditunggu tunggu
Kalau sekarang mereka harus dijemput jam setengah 7! Waduh mana aku telat bangun lagi. Ngga sempet sarapan dan keramas. Sampai di hotel jam 7. Gapapa sih :|
Perjalanan dari hotel ke kampus itu macet total. TO to the TAL. Yang harusnya aku tinggal belok kanan, ini malah dialihkan ke kiri. Pas giliran aku tinggal lurus aja, tiba2 polisi2 BDT ini nutup jalan lagi. Emosi naik ke ubun-ubun. Mana laper ngga ketulungan lagi -_____-
Sampai di kampus aku langsung ngambil jatah sarapan aku. Habis bis bis… Padahal porsinya itu buanyak bangetsss
Jam 9 pas mulailah pertandingan finalnya. Sebenarnya agak kecewa lihat hasil pertandingan usu. Memang ku akui usu ngga sehebat yang biasanya. Alasannya gugup!
Haduh ini udah pertandingan ke berapa tapi kok masih gugup juga -___-
Ya karena itu USU kalah dengan skor 9-0 malu banget x_x
Sebelumnya saya mau cerita kalau pertandingan ini ditayangin di TV one hari rabu jam 18.00 and you know what, saya, tasya dan ernanda masuk TV -__________- haaaaaahhhhhhhhhhh
Semua delegasi yang sampai pada semifinal
Menjadi wakil dari regional VI ke babak nasional. Otomatis universitas sriwijaya juga masuk. Semoga mereka bisa menang di babak nasional. Hehehe :D
Jam 11.30 saya mengantar delegasi saya ke bandara dan mengucapkan selamat jalan dan semoga bertemu lagi. Kenangan selama 4 hari ini benar benar berkesan. Kami sudah saling tukar pin bb dan alamat twitter dan fb
Semua delegasi pulang jam 3 dari kampus menuju bandara. Bebas lah kerjaan kami selama 4 hari ini \(´▽`)/
Setelah itu saya dan temen2 saya yang kebetulan 1 grup berencana untuk karoke lagi. 2 jam full bersama tasya, nida, ibnu, vito, dan jeremy
Sangat sangat berkesan buat saya. Karena pengalaman menjadi bagian kepanitiaan ini memotivasi saya untuk bisa berdebat seperti mereka dan pengalaman berorganisasi. Banyak menambah teman dari berbagai daerah. Mereka rata-rata sangat baik. Tidak pelit membagi ilmu dengan saya (delegasi saya aja sih kayanya :p)
Hai, manusia!
Aku ingin menulis di hatimu
Engkau memiliki terlalu banyak kemampuan
Bahkan terlalu banyak
Tapi mengapa suaramu menjadi parau
Dan cahaya matamu memudar?
Apakah krisis kehidupan menghancurkan ketabahanmu,
Dan menghambarkan senyummu?
Dengarlah!
Manusia yang tidak tabah melumpuhkan kehidupan
Manusia yang tidak bergembira menguburkan harapan
Manusia yang berharap menabur kebimbangan
Tabahlah!
Dan berani seperti matahari di pagi hari
Yang setiap hari menyinari dunia yang penuh penderitaan
Karena bagaimanapun juga, hidup akan terus berjalan
Walau dalam kekurangan
Dan, Percayalah!
Setiap masalah pasti ada jalan keluar
Hal yang paling tidak adil tentang kehidupan ini adalah titik akhirnya…. Manusia berjuang seumur hidupnya untuk mengejar kebahagiaan, tapi apa yang kita terima setelah itu? Kematian.
Hal ini membuat banyak orang merasa bahwa hidup ini berat dan merupakan sebuah kesia-sian belaka.
Agar hidup ini menarik, menurut saya, daur kehidupan itu mestinya bergerak ke belakang.
Manusia mulai siklusnya ketika sesosok mayat bangkit dari kematian. Kemudian anda berada di panti jompo karena usia tua dan sakit sakitan. Suatu hari, Anda dikeluarkan dari sana karena Anda sudah sehat dan terlalu muda untuk menjadi penghuni rumah itu. Anda berada dimasa masa kejayaan karier Anda, kemudian anda bekerja selama 40 tahun sampa Anda cukum muda untuk menikmati pensiun.
Anda bergembira, berpesta, dan kemudian bersiap siap untuk masuk perguruan tinggi, SMA, SMP, SD, lalu anda bermain main di sekolah taman kanak-kanak sebelum Anda msuk ke sekolah play group karena usia anda yang sudah balita.
Selanjutnya anda menjadi bayi yang tidak memiliki tanggung jawab, lalu msk kembali ke rahim inu anda, menghabiskan 9 bulan terakhir dalam hidup anda, berenang renang di sana….dan Anda mengakhiri hidup anda dengan orgasme
Enggak terasa sebentar lagi tahun 2011 akan segera berakhir. Terhitung dari sekarang sih tinggal 4 hari lagi. Wah, nggak nyampe seminggu malah. Mari kita menyusun kaleidoskop singkat peristiwa-peristiwa dari Januari sampai Desember 2011. Yang aku ingat sih, aku cukup takut untuk menyambut tahun 2011 kemarin. Alasannya adalah tahun inilah tahun perjuangan dan penentu berakhirnya nasibku di SMA dan bagaimana nasib selanjutnya di perguruan tinggi. Dari Januari sampai awal Juli aku lewati dengan perasaan yang masih luntang-lantung. Bulan September nanti aku kuliah dimana ya Tuhan? Atau jangan-jangan nggak kuliah? Sumpah, aku sampai setakut itu pada waktu itu.
Rentetan try-out dan simulasi aku ikuti demi tercapainya kepercayaan diri sebelum menghadapi ujian yang sesungguhnya (read : SNMPTN, SPMB, dll). Tidak lupa juga, ritual mengurangi-kadar-nge-tweet turut mewarnai masa-masa perjuangan itu. Yaah, alasannya sih, takut ngeganggu waktu belajar dan sebagainya. Tapi pada dasarnya, aku tidak pernah benar-benar mengurangi kadar nge-tweet. Hasrat nge-tweet itu comes naturally -_-
Tahun ini juga yang merupakan tahun yang menjadi jawaban doaku selama sekitar tiga tahun. Hahahaha. Waktu yang indah itu emang datang tepat waktu :’)
Di tahun ini juga aku mengalami transisi dari remaja labil sampai yang pura-pura-tidak-labil. GUBRAK!!
Sudah cukuplah aku jadi cewek yang tukang ngeluh dan menye-menye di twitter kayak nggak punya temen, saudara, keluarga, yang bisa dijadikan ‘tempat sampah’. Tahun ini juga aku jadi orang yang nyindir tukang-ngobrol-pake-RT-di-twitter, dan tukang-update-nggak-penting, dan juga tukang-tukang lainnya.
Di tahun ini juga aku belajar untuk jadi orang yang berserah sama Tuhan. Apa pun yang aku minta selalu aku doakan di dalam nama Tuhan. Bukan bermaksud ingin menjadi pendeta/suster, atau orang suci lainnya, ini memang perlu. Dengan berserah, kamu akan lebih bisa mengatasi kekecewaan.
Memasuki dunia perkuliahan buatku adalah di tahun ini. Ternyata Tuhan mengizinkanku untuk menyicipi bangku kuliah, sementara banyak yang masih mengharapkannya. Ini juga termasuk bagian yang paling aku syukuri.
Kesan pertama yang aku dapat dari bangku perkuliahan adalah tidak semenarik dunia SMA-ku. Well, apa pun itu, aku harus bisa menerimanya sebenarnya. Nggak mungkin juga aku balik ke sekolah.Please deh.
-_-
Semua yang terjadi di tahun ini adalah berkat buatku. Segala dukacita pun kuhitung sebagai berkat. Karena aku tahu, dari situlah aku memperoleh berkat hikmat. Sikap-sikap seperti inilah yang ingin aku pertahankan di tahun 2012 (anyway, 2012 bukan tahun kiamat, kan? XD). Dimana aku bisa bertumbuh jadi gadis-dewasa-walaupun-tubuhku-kecil, di dalam iman dan juga perbuatan.
Tahun depan pasti punya tantangannya sendiri. Bisa saja tantangan itu lebih ringan dari sebelumnya atau malah lebih berat. Tahun baru nanti adalah tahun yang aku inginkan bisa jadi tahun yang lebih baik dari tahun ini. Sifat yang ingin aku tinggalkan supaya keinginan itu tercapai adalah, sifat terlalu sensitif. Universe, how can I do that while I’m naturally born like that? Pusing, kan?Yang paling aku ingin wujudkan adalah bagaimana aku bisa jadi perempuan yang mandiri!
Bukan cuma mandi sendiri, tapi yang lainnya juga bisa sendiri.
Tapi, pastilah akan aku coba untuk mewujudkannya.
Tahun baru berarti semangat baru. Bukan baju baru. Bukan juga celana baru. Ataupun laptop baru (sebenarnya mau sih ;p).
Baiknya kita meninggalkan yang pahit-pahit itu jauh di belakang. Kalau bisa jangan sampai kelihatan lagi. Lalu kita lihat kedepan. Ada akunya atau enggak. Eh bukan. Kita lihat kedepan dan kita songsong asa depan yang gilang-gemilang dan penuh harapan!
:)
I’m not a perfect person. There’s many things I wish I didn’t do. But I continue learning. I never meant to do those things to you. And so I have to say before I go
That I just want you to know
I’m sorry that I hurt you. It’s something I must live with every day. And all the pain I put you through. I wish that I could take it all away., and be the one who catches all your tears
That’s why I need you to hear
I’ve found a reason for me, to change who I used to be
A reason to start over new. And the reason is you
Aku nulis ini disela-sela waktu luangku. Aku ngga tau mau ngapain. Ngga ada yg harus dikerjakan. Semua tugas-tugas kampus udah aku selesaikan. Ntah mengapa niat untuk ngerjain semua tugas itu ada.
Well, aku lagi duduk di pojokan tempat tidurku yg nyaman sambil melihat-lihat ke arah luar dari jendela. Apakah ada kucing yang sedang bertengkar memperebutkan tulang-tulang ikan. Angin bertiup sangat kencang. aku suka melihat pohon-pohon yang bergoyang akibat tiupan angin. Seperti sedang menari-nari di tengah-tengah pesta.
Akhir-akhir ini rada berbeda dengan yang biasanya. Ntah mengapa sekarang aku udah bosan sama dia. Padahal dulu kayaknya asik banget berteman dengannya. Sering ngabisin waktu bersama. Memang bener, kalo ada oknum2 penyusup yang masuk, pasti rasanya jadi beda. Aku bingung, Biztos, hogy igazi barátok? I don’t know. Korábban móka. Most nem
(I almost cried when my friend told about this song)
It was almost Christmas time, there I stood in another line
Tryin’ to buy that last gift or two, not really in the Christmas mood
Standing right in front of me was a little boy waiting anxiously
Pacing ‘round like little boys do
And in his hands he held a pair of shoes
His clothes were worn and old, he was dirty from head to toe
And when it came his time to pay
I couldn’t believe what I heard him say
Chorus:
Sir, I want to buy these shoes for my Mama, please
It’s Christmas Eve and these shoes are just her size
Could you hurry, sir, Daddy says there’s not much time
You see she’s been sick for quite a while
And I know these shoes would make her smile
And I want her to look beautiful if Mama meets Jesus tonight
He counted pennies for what seemed like years
Then the cashier said, “Son, there’s not enough here”
He searched his pockets frantically
Then he turned and he looked at me
He said Mama made Christmas good at our house
Though most years she just did without
Tell me Sir, what am I going to do,
Somehow I’ve got to buy her these Christmas shoes
So I laid the money down, I just had to help him out
I’ll never forget the look on his face when he said
Mama’s gonna look so great
Sir, I want to buy these shoes for my Mama, please
It’s Christmas Eve and these shoes are just her size
Could you hurry, sir, Daddy says there’s not much time
You see she’s been sick for quite a while
And I know these shoes would make her smile
And I want her to look beautiful if Mama meets Jesus tonight
Bridge:
I knew I’d caught a glimpse of heaven’s love
As he thanked me and ran out
I knew that God had sent that little boy
To remind me just what Christmas is all about